Tag

, , , , , ,

Konsep & Definisi

Angka indeks yang menggambarkan besarnya perubahan harga pada tingkat harga perdagangan besar/harga grosir dari komoditas-komoditas yang diperdagangkan di suatu negara/daerah. Komoditas tersebut merupakan produksi dalam negeri yang dipasarkan di dalam negeri ataupun diekspor dan komoditas yang diimpor. Jumlah komoditas yang dicakup sebanyak 314 jenis dan dikelompokkan dalam tiga sektor, dan dua kelompok barang, yaitu: Sektor Pertanian, Sektor Pertambangan dan Penggalian, Sektor Industri, Kelompok Barang Impor, dan Kelompok Barang Ekspor. IHPB disajikan dalam tiga macam pengelompokan, yaitu:

· Menurut komponen penyediaan/ penawaran barang atau menurut sektor/ kelompok barang.

· Menurut penggunaan barang.

· Menurut kelompok barang dalam proses produksi.
Manfaat

· Dapat digunakan sebagai deflator PDB untuk perkembangan ekonomi.

· Perusahaan Kontruksi dan Bangunan yang mendapatkan tender proyek dari pemerintah untuk pembangunan jangka waktu lebih dari satu tahun dapat menggunakan data IHPB Kontruksi dan bangunan sebagai bahan eskalasi harga.

Intepretasi

· In > 100: kondisi harga-harga perdagangan besar/harga grosir dari komoditas-komoditas yang diperdagangkan pada bulan dan tahun berjalan secara umum lebih besar dibandingkan tahun dasar.

· In = 100: kondisi harga-harga perdagangan besar/harga grosir dari komoditas-komoditas yang diperdagangkan pada bulan dan tahun berjalan secara umum sama dengan tahun dasar.

· In < 100: kondisi harga-harga perdagangan besar/harga grosir dari komoditas-komoditas yang diperdagangkan pada bulan dan tahun berjalan secara umum lebih kecil dibandingkan tahun dasar.

Rumus

Penghitungan IHPB menggunakan formula Laspeyres yang dimodifikasi:

rumus_ihpbKeterangan:

In : Indeks bulan ke n (bulan penelitian)

Pn : Harga bulan ke n (bulan penelitian)

Pn-1 : Harga bulan ke n-1 (bulan sebelumnya)

Pn–1 Qo : Nilai timbangan bulan n-1 (bulan sebelumnya)

Po Qo : Nilai timbangan tahun dasar (2005=100).

Level Penyajian

Nasional.

Publikasi

Indeks Harga Perdagangan Besar, Statistik Indonesia.

Penyedia Informasi

Direktorat Statistik Harga.

Implementasi

Indeks Harga Perdagangan Besar Juni 2010 Naik 0,72%

Jakarta, MINDCOMMONLINE.COM – Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) Umum tanpa migas pada Juni 2010 naik 0,72% dibandingkan bulan Mei. Kenaikan indeks terbesar terjadi pada sektor pertanian sebesar 1,98% dan terendah terjadi pada sektor industri sebesar 0,22%.

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, IHPB kelompok bahan bangunan/konstruksi yang terdiri dari lima kelompok jenis bangunan/konstruksi pada Juni 2010 mengalami penurunan sebesar 0,03% dibandingkan bulan sebelumnya.

“Penurunan indeks terbesar terjadi pada kelompok bangunan tempat tinggal dan bukan tempat tinggal sebesar 0,1%,” demikian diungkapkan dalam dokumen Laporan Bulanan Data Sosial Ekonomi Juli 2010, yang dilansir BPS awal Juli.

Dijelaskan pula bahwa IHPB beberapa bahan bangunan/konstruksi yang diwakili oleh delapan jenis komoditi, terdapat tiga komoditi mengalami penurunan dan lima komoditi mengalami kenaikan dibandingkan bulan sebelumnya.

Penurunan terbesar terjadi pada komoditi besi beton sebesar 0,43% dan terendah terjadi pada komoditi kayu lapis sebesar 0,31%. Sedangkan kenaikan terbesar terjadi pada aspal sebesar 0,48% dan kenaikan terkecil terjadi pada komoditi cat tembok sebesar 0,01%.

Sebelumnya, IHPB Umum Mei 2010 mengalami kenaikan 0,41% dibandingkan bulan sebelumnya. Kenaikan indeks terbesar terjadi pada kelompok barang ekspor sebesar 1,21% dan terendah terjadi pada kelompok barang impor sebesar 0,19%. (ra)

Sumber: http://mindcomm-strategy.com/indeks-harga-perdagangan-besar-juni-2010-naik-072/

Tanggal akses: 10 November 2010

Sumber Data

Survei Harga Perdagangan Besar.

Keterbatasan

· Belum bisa disajikan dalam skala regional (terbatas pada skala nasional).

· Hanya bisa dibandingkan dengan tahun dasar.

catatan

Diambil dari BPS, Tabel Generator