Artikel

Provinsi Aceh

Ibukota Provinsi :
Banda Aceh

Luas :
57.365 kilo meter persegi

Letak :
Pulau Sumatera di ujung utara
antara 2 – 6 derajat Lintang Utara dan antara 95 – 99 derajat Bujur Timur

Berdiri :
7 Desember 1956 berdasarkan UU No. 24 Tahun 1956 dengan nama Daerah Istimewa Aceh dan berganti nama Nanggroe Aceh Darussalam berdasarkan UU No. 18 Tahun 2001

Dasar Hukum :

UU RI No. 24/1956
UU RI No. 44/1999
UU RI No. 18/2001
UU RI No. 11/2006 (Pemerintahan Aceh)

Nama :

Aceh pertama dikenal dengan nama Aceh Darussalam (1511–1959), kemudian Daerah Istimewa Aceh (1959–2001), Nanggroë Aceh Darussalam (2001–2009), dan terakhir Aceh (2009–sekarang).[15] Sebelumnya, nama Aceh biasa ditulis Acheh, Atjeh, dan Achin.

Suku :
Aceh memiliki 13 suku bangsa asli. Yang terbesar adalah Suku Aceh yang mendiami wilayah pesisir mulai dari Langsa di pesisir timur utara sampai dengan Trumon di pesisir barat selatan. Etnis kedua terbesar adalah Suku Gayo yang mendiami wilayah pegunungan tengah Aceh. Selain itu juga dijumpai suku-suku lainnya seperti, Aneuk Jamee di pesisir barat dan selatan, Singkil dan Pakpak di Subulussalam dan Singkil, Alas di Aceh Tenggara, Kluet di Aceh Selatan dan Tamiang di Tamiang.

Suku Devayan mendiami wilayah selatan Pulau Simeulue sedangkan Suku Sigulai dan Suku Lekon di utaranya. Suku Haloban dan Suku Nias terdapat di Pulau Banyak

Hasil sensus penduduk tahun 2000 menunjukkan hasil sebagai berikut: Aceh (50,32%), Jawa (15,87%), Gayo (11,46%), Alas (3,89%), Singkil (2,55%), Simeulue (2,47%), Batak (2,26%), Minangkabau (1,09%), Lain-lain (10,09%)

Bahasa daerah :
Bahasa daerah yang paling banyak dipakai di Aceh adalah Aceh yang dituturkan oleh etnis Aceh di sepanjang pesisir Aceh. Bahasa terbesar kedua adalah Gayo di dataran tinggi Gayo, Alas di dataran tinggi Alas, Aneuk Jamee di pesisir barat selatan, Singkil dan Pakpak di tanah Singkil, Kluet di Aceh Selatan dan Tamiang di Tamiang.

Di Simeulue bagian utara dijumpai Sigulai dan Lekon, sedangkan di selatannya dijumpai Devayan. Haloban dan Nias dijumpai di Pulau Banyak.

Rumah adat :
Aceh

Senjata tradisional :
Rencong

Alat musik tradisional :
Canang, Geunderang, Gong, Seurunee Kalee, Rapa-ii, Rifai

Lagu daerah :
Bunga Jeumpa, Pisau Surit, dll

Tarian tradisional :
Tari Bukat, Tari Meuseukat, Tari Saman, Tari Sudati, Tari Rebana

Makanan khas daerah :
Timphan

Website :
http://www.acehprov.go.id

Referensi :

1. Sri Wachyuni, S.Pd, Atlas Panduan Pelajar Indonesia dan Dunia, Mastara, Jakarta, 2005
2. http://id.wikipedia.org/wiki/Provinsi_Aceh

Iklan
Standar
Artikel

Tiga Kriteria Manusia Terbaik

Oleh: Ihsan Faisal MAg***

Manusia merupakan makhluk yang paling mulia yang Allah SWT ciptakan diantara seluruh makhluk lain di dunia ini, demikian Allah SWT tegaskan dalam QS Al-Israa ayat 70; “Dan sungguh, Kami telah memuliakan anak cucu Adam, dan Kami angkat mereka di darat dan di laut, dan Kami beri mereka rezeki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka di atas banyak makhluk yang Kami ciptakan dengan kelebihan yang sempurna.”

Baca lebih lanjut

Standar
Artikel

DESEMBER 2011 BREBES INFLASI SEBESAR 0,05 PERSEN

Pada bulan Desember 2011 di Brebes terjadi inflasi sebesar 0,05 persen dengan Indeks Harga konsumen (IHK) sebesar 132,46.  Tiga kota di sekitar Brebes juga mengalami inflasi  yaitu kota Tegal, Cirebon dan Purwokerto yang masing- masing 0,06 persen, 0,67 persen dan 0,07 persen dengan Indeks Harga Konsumen ( IHK ) sebesar 130,23 ; 134,34 dan 128,01.

Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh kenaikan indeks/inflasi pada kelompok komoditi yang memberikan andil/sumbangan inflasi yaitu kelompok komoditi makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau (0.13) persen, kelompok komoditi perumahan, air, Listrik, gas dan bahan bakar (0,11) persen, kelompok komoditi Kesehatan (0,14) persen, kelompok komoditi pendidikan, rekreasi dan olahraga (0,02) persen dan kelompok komoditi transpor, komunikasi dan jasa keuangan (0,34) persen,  sebaliknya kelompok komoditi bahan makanan mengalami deflasi/ penurunan harga sebesar (-0,24) persen, sementara untuk kelompok komoditi sandang tidak mengalami perubahan.

Laju inflasi tahun kalender (Januari – Desember 2011) sebesar 3,.09 persen, sedangkan laju inflasi “year on year” (Desember 2011 terhadap Desember 2010)  sebesar  3,09  persen.

Perkembangan harga berbagai komoditas pada bulan Desember 2011 secara umum menunjukkan adanya kenaikan harga. Berdasarkan hasil pemantauan pada bulan Desember 2011 terjadi inflasi 0,05 persen, atau terjadi kenaikan  Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 132,39 pada bulan November 2011 menjadi 132,46 pada bulan Desember 2011.

Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh kenaikan indeks/inflasi pada kelompok komoditi yang memberikan andil/sumbangan inflasi yaitu kelompok komoditi makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau (0.13) persen, kelompok komoditi perumahan, air, Listrik, gas dan bahan bakar (0,11) persen, kelompok komoditi Kesehatan (0,14) persen, kelompok komoditi pendidikan, rekreasi dan olahraga (0,02) persen dan kelompok komoditi transpor, komunikasi dan jasa keuangan (0,34) persen,  sebaliknya kelompok komoditi bahan makanan mengalami deflasi/ penurunan harga sebesar (-0,24) persen, sementara untuk kelompok komoditi sandang tidak mengalami perubahan.

Beberapa sub kelompok komoditas yang mengalami kenaikan harga/inflasi selama bulan Desember 2011 sebagai berikut : padi-padian, umbi-umbian dan hasilnya; ikan diawetkan; sayur- sayuran;  bumbu-bumbuan; lemak dan minyak; makanan jadi; minuman tidak beralkohol; tembakau dan minuman beralkohol; biaya tempat tinggal; perlengkapan rumahtangga; obat-obatan; olahraga dan transpor. Sedangkan sub kelompok komoditas yang mengalami penurunan harga/deflasi adalah :  daging dan hasil-hasilnya; ikan segar; telur, susu dan hasil-hasilnya dan buah-buahan. Sementara sub kelompok komoditas yang tidak mengalami perubahan adalah : bahan makanan lainnya; bahan bakar, penerangan dan air;  penyelenggaraan rumah tangga; sandang laki-laki; sandang wanita; sandang anak-anak; barang pribadi dan sandang lainnya; jasa kesehatan; jasa perawatan jasmani; perawatan jasmani dan kosmetik; pendidikan; kursus-kursus/pelatihan; perlengkapan/ peralatan pendidikan; rekreasi; komunikasi dan pengiriman; sarana dan penunjang transpor dan jasa keuangan.

Pada bulan Desember 2011 hampir semua kelompok komoditi memberikan andil/sumbangan inflasi yaitu kelompok komoditi makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau (0.13) persen, kelompok komoditi perumahan, air, Listrik, gas dan bahan bakar (0,11) persen, kelompok komoditi Kesehatan (0,14) persen, kelompok komoditi pendidikan, rekreasi dan olahraga (0,02) persen dan kelompok komoditi transpor, komunikasi dan jasa keuangan (0,34) persen,  sebaliknya kelompok komoditi bahan makanan mengalami deflasi/ penurunan harga sebesar (-0,24) persen, sementara untuk kelompok komoditi sandang tidak mengalami perubahan.
Sumber : brebeskab.bps.go.id
Selengkapnya …BRS Inflasi Brebes Desember 2011

Standar
Artikel

Statistik Daerah Kabupaten Brebes Tahun 2010 (2)

Statda-brebes-2010-bab-12 Berisi Bab Dua Belas – Konstruksi

Statda-brebes-2010-bab-13 Berisi Bab Tiga Belas – Hotel dan Pariwisata

Statda-brebes-2010-bab-14 Berisi Bab Empat Belas – Transportasi dan Komunikasi

Statda-brebes-2010-bab-15 Berisi Bab Lima Belas – Perbankan dan Investasi

Statda-brebes-2010-bab-16 Berisi Bab Enam Belas – Harga-harga

Statda-brebes-2010-bab-17 Berisi Bab Tujuh Belas – Pengeluaran Penduduk

Statda-brebes-2010-bab-18 Berisi Bab Delapan Belas – Perdagangan

Statda-brebes-2010-bab-19 Berisi Bab Sembilan Belas – Pendapatan Regional

Statda-brebes-2010-bab-20 Berisi Bab Dua Puluh – Perbandingan Regional

Standar
Artikel

Statistik Daerah Kabupaten Brebes Tahun 2010

Publikasi Statistik Daerah Kabupaten Brebes 2010 diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik Kabupaten Brebes, berisi berbagai data dan informasi terpilih seputar Kabupaten Brebes yang dianalisis secara sederhana untuk membantu pengguna data memahami perkembangan serta potensi yang ada di Kabupaten Brebes. Bila Anda berminat mendownload yang keseluruhannya dalam format portable document format (pdf ) maka dapat Anda unduh pada alamat berikut ini :

Baca lebih lanjut

Standar