ekonomi, fenomena, Uncategorized

Resume Berita Ekonomi 13 Januari 2018

1) Petani Brebes menggeruduk Bulog – Kantor Perum Bulog Sub Divre VI Pekalongan di Jalan Kol. Sugiono, Tegal pada hari Jumat tanggal 12 Januari 2018. Tuntutan agar Bulog serap bawang merah petani karena harga anjlog. Pertanian bawang merah terpuruk, dijual ke Cibitung, Bekasi 3 ribu/ kg – aturan Perpres harga bawang merah 15 ribu per kg oleh Bulog, – Brebes over produksi bawang merah, 14 dari 17 kec produksi bawang merah, – sejak 2017, Bulog telah beli bawang merah, pemerintah lewat Bulog beli gudang puluhan miliar untuk simpan bawang yg diserap. Telah serap 22 ton bawang merah Brebes, penyerapan bertahap, 1 ton per pekan, harga 15 ribu per kg, rekomendasi kementrian perdagangan, dg standar kualitas tertentu, sedang dikebut pembangunan gudang tempat penyimpanan (cold storage) bawang merah dilengkapi cas (control atmosphere system’) yg sudah lolos uji kelayakan dari UGM – lokasi DS. Klampok, wanasari seluas 7.650 M2, kapasitas 2.000 ton dg fasilitas tempat menjemur 20 ton, rak penyimpanan 12 ton – fungsi saat anjlog, beli dan simpan

2) Muspika Bulakamba beli bawang merah petani, harga di pasaran terjun bebas 4-8 ribu per kg – di Bulakamba luas 3.752 ha (2017), produksi 29.193 ton (2017), konsumsi daerah 500 ton dan sisa 28.693 ton ke pasaran.- keharusan ASN beli bawang merah dari petani berdasar instruksi Bupati Brebes dalam surat Bupati no. 521/00015/2018 dibeli dg harga 18 ribu per kg.

 

 

Sumber Berita : Radar Tegal

 

Iklan
Standar
ekonomi, fenomena, Uncategorized

Berita Ekonomi 9 Desember 2018

1) Perbaikan Jalan Slatri – Bulakamba akan selesai tahun 2019. Dana sudah sudah dianggarkan sejak tahun 2016. Tahun 2017 telah dialokasikan sebesar 1 milyar rupiah. Sedangkan tahun 2018 akan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK).

2) Nasib nelayan di Kabupaten Brebes masih belum jelas. Perpanjangan waktu penggunaan alat tangkap cantrang dari Bulan Mei hingga akhir tahun 2017.
Peraturan Meteri (Permen) Kelautan dan Perikanan Nomor 2 tahun 2015 tentang penggunaan alat tangkap cantrang. Ribuan nelayan di Desa Kluwut Kecamatan Bulakamba akan menganggur. Para nelayan mengeluarkan tuntutan legalisasi alat cantrang secara nasional dengan TAP MPR.

3) Pembangunan Jalan Lingkat Utara (Jalingkut) Brebes – Tegal sepanjang 17 kilometer mangkrak. Proses persidangan PT. Bumiredjo Jalingkut yang dianggap telah merugikan PT. Bumiredjo. Nilai proyek pembangunan jalan tersebut sebesar 205 milyar rupiah dengan sumber pendanaan sebesar 30 persen dari APBN dan sisanya (70 persen) dariĀ  Bank Dunia. Proses pembangunan dihentikan sementara. Sedangkan Jalingkut Kota Tegal sepanjang 2,5 kilometer telah selesai dengan nilai proyek sebesar 21 milyar.

4) Petani kentang di Desa Pandansari Kecamatan Paguyangan terganggu cuaca ekstrim. Mereka mengeluhkan penyakit yang dipicu oleh cuaca ekstrim. Tingginya curah hujan membuat tanaman menjadi busuk. Hujan sporadis membuat kupu-kupu mudah berpindah tempat dan menjadi sumber penyebaran ulat. Perkembangan ulat denganĀ  panjang 1-2 cm cukup banyak. Pergantian cuaca berlangsung dengan cepat.

5) Tingginya curah hujan di Kabupaten Brebes membuat jalan nasional (pantura) Brebes-Tegal mengalami kerusakan.

 

 

Sumber Berita : Radar Tegal

 

Standar